Pastikan Hari Esok Lebih Baik...

Sabtu, 26 Maret 2011

Jalani hidup ini

Kujalani hidup ini
Dengan wajah berseri
Walaupun hati terluka
Kucoba lupakan semua

Kucoba lupakan apa yang telah kualami
Ku hanya sesali dan hanya bisa ku tangisi
Semua yang tlah terjadi biarlah berlalu tak berarti
Kuanggap semuanya hanyalah sebuah mimpi-mimpi

Senin, 21 Maret 2011

Kebutuhan TI dan Aplikasi Berbasis Web

Di zaman globalisasi ini, “information is prestigious knowledge”. Kebutuhan manusia akan Informasi didasari oleh insting mereka untuk memenuhi 15 human desires and value (Menurut penelitian StevenReiss dan Susan Havercamp, peneliti dari Ohio State University, di Amerika Serikat, ada 15 keinginan atau hasrat (desire) manusia dan nilai-nilai (values) yang dianutnya : curiosity, food, honor, rejection, sex, physical, order, independence, vengeance, social contact, family, social prestige, aversive sensations, citizenship, power.

Hasrat yang dimiliki oleh manusia tersebut mengangkat informasi menjadi sesuatu yang memiliki nilai komoditas tinggi – seperti contoh : seorang pialang anda mengetahui besok nilai tukar rupiah akan jatuh dengan drastis, maka ia akan bergegas ke bank untuk menukarkan rupiah anda dengan dollar. Bayangkan apa yang akan terjadi dengan uang anda apabila ia tidak mendapatkan informasi tersebut. Demikian pula jika anda mengetahui bahwa ada berita tentang terungkapnya skandal pejabat negara, atau berita mengenai pemadaman lampu yang akan terjadi di daerah kita, maka kita akan segera mencari tahu tentang berita tersebut.

Penggunaan teknologi informasi untuk kegiatan bisnis dan pendidikan sudah dirasa sebagai keharusan. Karena luasnya aspek implementasi teknologi informasi, perlu dibahas bersama anatar mereka yang berkepentingan untuk menentukan prioritas urutan aspek-aspek yang perlu didahulukan. Persoalannya adalah bahwa implementasi teknologi informasi tidak semata-mata masalah teknologi tapi dalam prakteknya lebih banyak berurusan dengan pelaku-pelaku pengguna teknologi informasi itu sendiri.

Beberapa aspek pengembangan Teknologi Informasi yang harus menjadi prioritas utama untuk digunakan dalam kegiatan bisnis dan dunia pendidikan antara lain :

1. Penyediaan sarana fisik berupa peralatan TI dan jaringannya yang terjangkau
2. Perencanaan pembangunan/pengembangan aplikasi yang mudah dalam penggunaannya
3. Kemampuan jumlah pengguna dalam mengakses aplikasi secara bersama tidak terbatas
4. Penyediaan database yang terpusat dan terintegrasi sehingga memudahkan dalam pemeliharaan, termasuk dalam hal penciptaan database cadangan
5. Kemampuan menyediakan informasi utk mendukung perencanaan dan pengambilan keputusan
6. Kemudahan dalam perbaikan dan pengembangan lebih lanjut

Rabu, 09 Maret 2011

Mendapatkan pelajaran dan pengalaman lebih

Mendapatkan pelajaran dan pengalaman lebih dari apa yang telah kita lakukan dan orang lain lakukan dan sesuai dengan apa yang kita harapkan untuk bisa menjadi lebih baik kedepannya...

Sabtu, 26 Februari 2011

1.
Operational-level systems:

support operational managers, keeping track of the elementary activities and transactions
2.Management-level systems: serve the monitoring, controlling, decision-making, and administrative activities
3.Strategic-level systems: help senior management tackle and address strategic issues

Sabtu, 12 Februari 2011

Engkau

Mata yang tak pernah lelah memandang

Seolah hanya engkau yang kulihat

Kau bagaikan cahaya yang menyilaukan

Yang memberikan ketenangan di hati

Pertama aku lihat engkau, engkau begitu mempesona, engkaulah yang terindah seperti yang kuimpikan….??? wajahmu begitu indah , sikapmu begitu lembut, engkau adalah sempurna diantara kesempurnaan yang telah ada….

Apakah diri ini yang tiada arti bisa mendampingimu…??? Cinta maukah engkau menyempurnakan hidupku…???

Sabtu, 30 Oktober 2010

cukup lelah menjalani hidup, tapi mau apa lagi, kita harus berjuang terus menpertahankan hidup ini, membantu orang lain, menggapai cita" mimpi, harapan, masa depan yang cerah. kata pribahasa "Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian", nahh mungkin itu yang sedang saya alami sekarang, untuk saat ini kerja, kuliah, baru bisa untuk diri sendiri dan sedikit untuk keluarga, masih banyak yang belum saya raih,tapi saya yakin suatu saat nanti, apa yang sudah saya cita"kan akan tercapai, dan mendapatkan hidup yang lebih baik dan bermanfaat bagi semua orang, Amin...
"Kita saat ini adalah hasil dari apa yang kita pikirkan sebelumnya", maka kita harus berpikir positif & berpikir yang baik untuk masa depan kita.
keep Spirit and get success for your life...
God Bless us...

Senin, 23 Agustus 2010

..."gembel"...

Gelap massa depan...
Entah datang atau tidak hari esok...
Makan gak makan asal kumpul...
Bebas menjalani hidup...
Emang nasib...
Lahir telanjang matipun telanjang...

itulah singkatan dari kata GEMBEL...
di suatu sore, aku berjalan di jembatan penyebrangan, sebut saja namanya bang pohan, laki-laki paruh baya itu duduk bersandar dan tak tau sedang menunggu apa. coba aku hampiri dia, sambil menyalakan rokok dan menawari dia, obrolan panjang terjadi, dia berasal dari Medan, dia pensiunan dari Perusahaan Pelayaran, tapi dengan masalah ekonomi yang rumit, dia akhirnya cerai dengan istrinya, berpisah dengan anak-anaknya dan semua saudaranya. hingga akhirnya dia memilih hidup sendiri dijalanan, mengandalkan belas kasihan dari orang lain. tapi dia tidak meminta-minta, dia hanya menyimpan satu buah gelas plastik yang berharap ada orang yang memberikan uang, tetapi bila tidak ada pun tidak apa-apa. sambil ketawa Hahh..., dari pagi hingga sore hari dia berkeliling mencari barang-barang bekas yang masih bisa dimanfaatkan atau dijual, dan sore harinya dia nongkrong sampai malam di salah satu jembatan penyebrangan. dia tidak merasa sedih, susah, kesepian, dia hanya menjalani hidup apa adanya, tidak ingin meropatkan orang lain, padahal kalau dia temuin saudara-saudaranya di jakarta masih banyak, mungkin dia malu. coba aku tanya apa tujuan hidup bapak sekarang, dia jawab, Hidup untuk Mati, sudah punya bekal apa kita, apa yang sudah kita perbuat. coba bayangkan dan intropeksi kepada diri sendiri...apa yang sudah kita lakukan selama menjalani hidup ini, dan seperti apa kita di massa yang akan datang...hidup seadanya kita lahir telanjang dan matipun telanjang, buat apa kita banyak harta jika amalan kita tidak ada, hanya Tuhan yang akan menilai, bukan Kaya & Miskin yang menjadi tolak ukur manusia, tapi apa yang sudah kita perbuat selama hidup di dunia, dan apakah bermanfaat yang sudah kita lakukan itu...
Bang Pohan tidaj pernah mengeluh dengan kondisi yang sekarang ini, yang tadinya dia selama kerja di pelayaran, bisa melakukan apa saja, apa yang dia mau bisa didapatkan, tapi sekarang dia hanya menunggu Mati...